Sedang memuat....Cara Cek Chipset Android Mudah....

Cara Cek Chipset Android Mudah

Cara Cek Chipset Android Mudah – Chipset merupakan salah satu hal yang sangat vital dalam sebuah perangkat smartphone. Dimana ia merupakan sebuah sistem yang tersemat pada ponsel pintar yang terdiri dari kumpulan beberapa microchip. Microchip sendiri dikembangkan untuk mampu bekerja sesuai dengan fungsi tertentu.

Cara mengetahui jenis chipset Android cenderung cukup mudah. Biasanya, sebelum membeli pengguna ponsel akan menanyakannya secara langsung pada sang penjual atau juga dapat mengeceknya melalui dus box ponsel terkait chipset yang diusung ponsel. Cara lainnya ialah dengan mengecek pada menu pengaturan pada ponsel. Namun hal ini kurang efektif karena belum dapat memberikan informasi chipset secara detail.

Chipset Android yang tersedia di pasaran sendiri sudah cukup banyak. Salah satunya ialah chipset MediaTek. Chipset MediaTek atau yang biasa disingkat dengan MTK ini diproduksi oleh produsen prosesor yang cukup terkemuka di Asia namun dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.

Dimana chipset ini sendiri sering disematkan pada ponsel-ponsel yang populer di Indonesia. Contohnya Lenovo, Asus, Acer, IMO, LG G Pro Lite dan lain sebagainya. Terlebih lagi, ponsel dengan bekalan chipset MediaTek memang cenderung bakal dibanderol dengan harga yang lebih murah. Biasanya, chipset ini bakal ditandemkan dengan PowerVR sebagai grafisnya.

Namun, kelemahan dari chipset ini ialah mengonsumsi daya baterai yang boros. Oleh karena itu, ketika melirik chipset MediaTek untuk sebuah ponsel, sebiknya Anda memiliki ponsel dengan bekalan baterai yang super besar. Cara cek MTK Android ini cenderung cukup mudah, yakni dengan Debugging Mode atau pun Not Debugging.

Cara cek processor Android tanpa aplikasi dengan Debugging Mode harus menggunakan beberapa bahan, yakni MTKdroid Tool dan ADB Driver. Ketika kedua bahan tersebut sudah didownload, extractlah keseluruhan file tersebut. Selanjutnya, installah ADB driver. Namun sebelumnya, pastikan bahwa koneksi internetnya sudah sangat baik dan lancar.

Langkah selanjutnya ialah menghidupkan ponsel dan kemudian mengaktifkan USB Debugging. Caranya ialah dengan masuk ke menu Pengaturan, kemudian memilih Opsi Pengembang dan menceklist Debugging USB. Selanjutnya, hubungkanlah ponsel pintar Anda ke komputer, maka komputer pun akan mendeteksi dan menginstal drivernya secara otomatis.

Cara mengetahui detail Android MTK yang akan di-flash selanjutnya ialah dengan membuka MTKDroid Tool. Tunggulah beberapa saat maka, info detail dari chipset yang diusung ponsel Android Anda pun akan terlihat. Kemudian, screenshootlah informasi tersebut agar Anda dapat melihatnya sewaktu-waktu. Cara lainnya ialah dengan mengklik “Info to Clipboard” dan menyalinnya ke notepad, kemudian mencari firmware yang sama dengan info smartphone yang Anda miliki.

Note Debugging juga merupakan cara cek chipset Xiaomi pada smartphone yang mengalami botloop. Agar dapat berlancar dengan lancar, persiapkanlah beberapa bahan, yakni MauiMETA_exe_3G_v6.13.16.1 dan USB VCOM Driver. Dimana kedua file tersebut dapat diperoleh dari download internet.

Setelah didownload, extractlah kedua file tersebut dan installah hingga driver dapat terhubung dengan baik. Kemudian, bukalah MauiMETA_exe_3G_v6.13.16.1 dan klik menu Options kemudian pilihlah “Connect Smartphone Into META Mode”. Selanjutnya, pilihlah “USB Com” dan klik “Reconnect” yang terletak di sebelah kanan. Biasanya, lampu yang terdapat pada aplikasi ini akan berkedip merah hijau secara bergantian.

Ketika dalam keadaan mati, hubungkanlah ponsel ke komputer. Namun yang perlu Anda perhatikan, mode meta yang terdapat pada ponsel biasanya akan berbeda satu sama lain. Jika telah terhubung dengan baik, lampu yang tadinya berkedip merah hijau akan berganti menjadi warna kuning. Langkah selanjutnya untuk mengetahui chipset Android ialah dengan membuka MTKdroid Tool. Secara otomatis, berbagai info detail dari perangkat Android pun akan muncul.

Baca Juga:  Cara Mudah Mendapatkan Poin Telkomsel

Tidak hanya melakukan pengecekan, para pengguna Android rupanya juga menaikkan CPU. Cara menaikan CPU Android ini terbilang sangat mudah, sehingga dapat Anda lakukan di rumah tanpa harus ke tukang servis ponsel. Namun sebelumnya, tentunya Anda harus sedikit mengetahui dasar-dasar ilmu untuk melakukan overclock.

Overclock sendiri merupakan suatu langkah untuk menjalankan prosesor pada kecepatan yang melebihi kecepatan standart. Dengan kata lain, overclock ini membuat prosesor harus bekerja dan berjalan di atas kecepatan yang dimiliki oleh pabrik.

Naiknya CPU pada Android yang melebihi standart ini membuat aplikasi mampu berjalan dengan lebih cepat dan lancar. Bahkan, ponsel yang semula tidak dapat menjalankan game dengan baik, setelah di-overclock game pun dapat berjalan dengan sangat mulus. Namun sayangnya, tindakan ini juga memiliki kekurangan, yakni sistem akan lebih cepat menjadi panas karena ketika bekerja prosesor akan membutuhkan daya listrik yang lebih besar.

Kekurangan lainnya ialah baterai lebih boros, serta akan berisiko rusaknya sebuah ponsel, baik brick (mati total) atau pun bootloop (tidak dapat masuk pada OS). Cara melakukan overclock, serta cara mengetahui MediaTek Android ini harus melalui beberapa langkah. Hal pertama yang harus Anda perhatikan ialah memastikan bahwa smartphone Anda telah siap untuk diinstal Custom ROM atau Kernel.

Kemudian, persiapkan kernel file untuk ponse. Sebaiknya, persiapkan kernel file yang memiliki fitur overclock. Biasanya ia tersedia dalam bentuk .zip. Jalankan CMW recovery untuk boot masuk ke CWM recovery yang berguna untuk flash kernel file. Ketika disuguhkan dengan Custom ROM, Anda tidak wajib untuk mengubahnya karena ada beberapa kernel yang mampu berjalan dengan baik dengan ROM bawaan pabrik asal telah melalui proses root.

Selain chipset MediaTek, chipset Android yang juga populer di Indonesia ialah chipset Snapdragon dari Qualcomm. Telah meluncurkan hingga 4 generasi, kualitas yang disuguhkan chipset ini memang tidak perlu diragukan lagi karena kemampuannya dapat dikatakan sangat mumpuni dan bahkan lebih baik jika dibandingkan dengan CPU lainnya.

Untuk urusan grafisnya, biasanya chipset ini bakal didukung oleh grafik Adreno dari ATI. Tak heran jika ponsel dengan chipset ini diklaim mampu menghasilkan performa dan kualitas grafis yang menawan. Hal ini dapat dilihat dari Xiaomi. Dimana perusahaan yang bermarkas di Tingkok ini telah meluncurkan smartphone dengan chipset yang beragam.

Contohnya saja Redmi Note 3 yang hadir dalam 2 varian chipset. Redmi Note 3 MediaTek vs Snapdragon tentunya akan menyuguhkan keunggulan yang berbeda-beda. Bahkan tidak hanya Xiaomi, chipset Snapdragon dari Qualcomm ini juga sering digunakan pada ponsel terkemuka yang hadir di tanah air, contohnya Samsung Galaxy W, HTC Sensation XE, Lenovo A706 dan lain sebagainya.

Untuk memperoleh performa ponsel yang sesuai dengan kebutuhan, janganlah ragu mencari pengetahuan tentang cara cek chipset Android mudah. Dengan mengetahui chipset dari ponsel Android yang Anda miliki, tentunya Anda dapat mempergunakannya sesuai kebutuhan, dan bahkan dapat melakukan overclock jika memang diperlukan.

Tags:
Cara Cek Chipset Android Mudah | yayan | 4.5