Sedang memuat....Rangkuman Materi Kalor Fisika....

Rangkuman Materi Kalor Fisika

Rangkuman Materi Kalor Fisika –  Mungkin bagi kalian yang suka belajar fisika
atau yang baru saja menginjak materi fisika disekolah akan bertanya-tanya, apa
itu kalor ? apa pengertian kalor ? dan lain sebagainya. Banyak sekali referensi
materi fisika lain selain blog ini, namun saya akan berusaha membahas materi
singkat dan mudah di ingat untuk anda.

 

#1 Pengertian Kalor

Hmm, apa pengertian kalor ? hehe kalor adalah salah satu bentuk energi yang mengalir dari suatu benda bersuhu tinggi ke benda dengan suhu yang lebih rendah atau energi yang berpindah dari benda dengan suhu yang lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor memiliki satuan Joule atau (J). Sedangkan satuan lain yang juga biasa digunakan adalah kalori atau (kal). Sebagai perbandingan antara kalori dan joule ataupun sebaliknya anda dapat melihat gambar dibawah ini.
Rangkuman Materi Kalor Fisika

# 2 Pengaruh Kalor Terhadap Suatu Zat atau Benda :

1. Kalor dapat merubah suhu benda atau zat

Jika suatu benda menerima dan menyerap kalor maka suhu benda tersebut akan naik dan jika suatu benda melepas kalor maka suhu benda tersebut akan turun. Karena suatu benda dapat menerima atau melepas kalor maka besarnya kalor yang diterima dan dilepas suatu benda dapat ditulis dan dicari dengan rumus
Q = m c ∆T
Keterangan :
Q : Kalor (J)
m : Massa benda (kg)
c  : Kalor jenis benda (J/kg°C)
∆T : Perubahan suhu yang dialami benda (°C)

Kalor Jenis

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu suatu benda dengan berat 1 kg sebesar 1 °C.
Untu mencari kalor jenis suatu benda, kamu dapat menggunakan rumus :
Q = C ∆T
Keterangan  :
Q = Kalor (J
C = Kapasitas kalor suatu benda (J/kg)
∆T =  Perubahan suhu yang dialami benda

Kapasitas Kalor

Kapasitas kalor adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikan suhu suatu zat sebesar 1 °C.

2. Kalor dapat merubah wujud benda atau zat

Kalian tentu tahu peristiwa mencairnya es jika ditaruh ditempat terbuka ? atau air yang terus dapat menguap walaupun dalam suhu ruangan ? Itulah yang dimaksud kalor dapat merubah wujud benda atau zat. Jika suatu zat diberi kalor atau menerima dan menyerap kalor maka wujud suatu benda dapat berubah seperti padat menjadi cair, cair menjadi gas dan lain sebagainya dan pada saat terjadi perubahan wujud, suhu benda tidak berubah  Untuk memahami perubahan wujud suatu zat akibat pengaruh kalor lebih dalam, anda dapat melihat gambar di bawah ini :

Kalor dapat merubah wujud benda
Apa Itu Melebur dan Membeku :
Membeku adalah perubahan wujud dari zat berwujud cair menjadi zat berwujud padat dan mencair adalah perubahan wujud dari wujud padat menjadi wujud cair.
Kalor beku adalah kalor yang diperlukan untuk mengubah 1 satuan massa zat dari wujud cair ke wujud padat pada titik bekunya (wikibuku) ATAU Kalor beku adalah kalor yang dilepaskan untuk membekukan 1 kg zat cair menjadi 1 kg zat padat pada titik bekunya
Kalor lebur adalah kalor yang diperlukan untuk meleburkan 1 kg zat padat menjadi 1kg zat cair pada titik leburnya

Jenis Perubahan Wujud :

Membeku
Membeku adalah perubahan wujud suatu zat dari wujud cair menjadi wujud padat, Contoh peristiwia membeku adalah air yang membeku ketika dimasukan kedalam lemari es dan lilin cair yang membeku setelah suhunya turun. Dalam peristiwa membeku, zat melepaskan energi panas.
Mencair
Mencair merupakan perubahan dari wujud padat menjadi wujud cair. Contohnya adalah es yang mencair ketika ditaruh di luar ruangan dengan suhu kamar dan lilin yang dibakar. Peristiwa ini zat menerima energi atau menerima kalor.
Menguap
Menguap adalah perubahan wujud dari wujud cair menjadi wujud gas. Salah satu contoh yang dapat kita ambil adalah bensin yang diletakan di udara terbuka maka bensin lama-lama akan menguap dan habis. Dalam peristiwa ini, zat menerima kalor
Mengembun
Mengembun merupakan perubahan wujud dari wujud gas menjadi wujud cair. Salah satu yang dapat kita ambil sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah embun pada daun di pagi hari. Dalam peristiwa ini, zat melepaskan kalor atau melepas energi panas.
Menyublim
Menyublim adalah perubahan wujud dari wujud padat menjadi wujud gas. Contoh yang dapat kita ambil adalah kapur barus yang berbentuk padat jika ditaruh di ruang terbuka maka lama-kelamaan akan habis karena berubah menjadi gas yang berbau wangi pada pakaian kita. Dalam peristiwa ini, zat membutuhkan energi kalor (menerima kalor)
Mengkristal
Mengkristal adalah perubahan wujud dari wujud gas menjadi padat. Contohnya adalah berubahnya uap menjadi salju. Dalam peristiwa ini, zat melepaskan kalor atau melepaskan energi panas.

#3 Perubahan Energi Listrik Menjadi Energi Kalor

Kalian tentu biasa menyetrika pakaian anda sendiri atau paling tidak anda pernah melihat orang tua anda menyetrika pakaian, Setrika ketika dihubungkan dengan stop kontak akan mengubah energi listrik menjadi panas/kalor. Fenomena perubahan energi listrik menjadi energi kalor dapat dirumuskan :
W = P.t
Keterangan :
W = Energi listrik (J)
P = Daya (W)
t : Waktu (s)
Jika semua energi listrik diubah menjadi energi kalor maka energi listrik sama dengan energi kalor (W=Q)

Perpindahan Kalor

Semua benda dapat menerima dan melepas kalor, hal ini juga bisa disebut perpindahan kalor. Kalor dapat pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah dan ada tiga cara perpindahan kalor yaitu konduksi, konveksi dan radiasi.

Perpindahan kalor melalui konduksi

Konduksi adalah perpindahan kalor melalui zat perantara. Perpindahan secara konduksi juga tidak disertai dengan perpindahan partikel zat penghantar tersebut. Perpindahan yang seperti ini biasanya terjadi pada zat padat.
  1. Konduktor adalah zat atau benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik. Yang dapat kita ambil contohnya dalam kehidupan sehari-hari adalah besi.
  2. Isolator adalah zat atau benda yang sulit untuk menghantarkan panas. Yang dapat kita ambil contohnya yaitu kayu, plastik dan lain sebagainya
Baca Juga:  Aplikasi Yang Wajib Di Pasang Di Android

 

Perpindahan secara konveksi

Konveksi adalah perpindahan kalor yang disertai dengan berpindahnya partikel-partikel zat perantara yang disebabkan oleh perbedaan massa jenis zat. Perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat gas dan zat cair. yang dapat kita ambil contoh perisiwa perpindahan panas secara konveksi adalah ketika kita memasak air, ketika air mendidih maka partikel air pada bagian bawah panci akan lebih ringan daripada partikel di permukaan panci sehingga partikel yang tadinya dibawah akan bergerak naik ke atas panci dan partikel di permukaan akan bergerak turun karena lebih berat.

Perpindahan panas secara radiasi

Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara. Yang dapat kita ambil sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah sinar matahari yang dapat sampai ke bumi.
Yang harus kalian ketahui adalah :
Permukaan mengkilat dan putih buruk dalam memancarkan dan menyerap kalor
Permukaan hitam dan tidak mengkilat adalah baik dalam memancarkan dan menyerap kalor

#4 Benda yang dibuat berdasarkan prinsip perpindahan kalor

Saya akan membahas satu benda yang menggunakan prinsip perpindahan kalor secara rinci dan yang lainnya kalian dapat mencari di internet.

Benda yang dibuat berdasarkan prinsip perpindahan kalor :

Termos air panas

Termos air panas dibuat sedemikian rupa agar mampu membuat panas atau dingin terperangkap dalam termos dan kalor tidak bisa pergi dari termos. Termos bagian dalam dibuat dari kaca yang mengkilat agar kalor dari air panas tidak diserap dinding (baca kembali perpindahan panas secara radiasi), bagian dalam termos juga dibuat ruang hampa yang mencegah perpindahan kalor secara konduksi. Plastik sebagai tutup termos juga berfungsi untuk menghambat perpindahan kalor secara konduksi
Asas Black
Kalian pernah mencampur teh panas dengan air dingin ? itu bisa disebut asas black. Bunyi asas black “Pada pencampuran dua zat, banyaknya kalor yang dilepas zat yang suhunya lebih tinggi sama dengan banyaknya kalor yang diterima zat yang suhunya lebih rendah”.
Atau jika anda mencampur zat dengan suhu tinggi dengan zat dengan suhu yang lebih rendah maka kedua suhu zat tersebut akan bercampur hingga mencapai suhu yang seimbang. Jadi zat yang memiliki suhu tinggi akan melepaskan kalor sedangkan zat dengan suhu lebih rendah akan menerima kalor.atau dapat dirumuskan seperti gambar di bawah ini yang saya ambil dari wikipedia. Atau anda dapat berkunjung ke wikipedia langsung dengan klik link asas black.
Asas Black
Sekian artikel saya kali ini mengenai rangkuman materi kalor fisika. Semoga bermanfaat.
Tags:
Rangkuman Materi Kalor Fisika | admin | 4.5